| |

REFLECTIVE JOURNALING 2026

Sudah lama saya membuat jurnal reflektif untuk mencatat aktivitas dan pengalaman sehari-hari. Tahun ini jurnal ini saya revisi dan padukan dengan beberapa catatan yang saya tulis di blog saya ini. Ada beberapa kategori dalam jurnal ini yaitu target tahunan, pencatatan aktivitas harian, catatan sesi-sesi reflective mingguan dan bulanan, dan ditutup dengan refleksi akhir tahun.

Saya ingin membagikan jurnal ini kepada teman-teman yang membutuhkan. Untuk saya pribadi, jurnal ini selama dua tahun ini membantu saya memantau aktivitas harian saya dan juga kondisi situasi hati dan diri saya secara umum.

Jika teman-teman berminat, silakan download di sini

Jurnal ini bisa teman-teman cetak secara mandiri, perkiraan biayanya sekitar Rp 50.000,00 dengan soft cover depan belakang dan dicetak hitam putih di dalamnya. Bisa lebih jika dicetak dengan print warna.

Mohon untuk meninggalkan komentar di halaman ini jika teman-teman mengunduhnya ya, untuk informasi bagi saya jurnal ini sudah beredar kemana saja. Agar kita bisa terhubung satu sama lain.

Semoga jurnal ini bermanfaat bagi teman-teman dan menjadi teman baikmu di perjalanan.

Salam Hangat,
Putri Zainur Hayati

Similar Posts

  • | | |

    CAHAYA

    “Ya Allah jadikanlah cahaya dalam kalbuku, cahaya dalam lisanku, cahaya dalam mataku, cahaya dalam pendengaran ku. Cahaya pada sebelah kanan kiri ku, cahaya dari atasku dan dari bawahku. Nur dari depanku dan dari belakangku. Serta jadikanlah nur dalam jiwaku (nafs-ku), dan besarkanlah cahaya untukku.” -Mukhtarul Ahadist hal 79- Hati yang selalu bergemuruh, tidak akan melihat…

  • | | |

    TENTANG MEMBACA

    Belakangan ini saya sedang mencoba ‘membaca’ kecenderungan saya membaca. Dulu saya senang sekali membaca novel. Satu pekan bisa habis satu novel. Kalau beli buku, yang dibeli novel. Jaman mahasiswa, berkunjung ke rumah Amalia Yunus macam ke surga dunia. Novelnya banyak, bisa baca di tempat, bisa pinjam, sepuas-puasnya. Ikut antrian baca novel Harry Potter yang sedang…

  • | |

    Tentang Doa

    Salah satu bukti kekuatan doa bagi saya adalah keberhasilan diterima masuk UI dari jalur PPKB (tanpa tes). Sebagai satu-satunya kandidat yang diterima saat itu lewat jalur ini di kota saya, saya merasa hanya keajaiban doa yang mewujudkannya. Begitu juga saat anak sulung saya akhirnya diterima di salah satu Universitas di Jepang, lagi-lagi salah satu wujud…

  • |

    Short Trip To Batam

    Ini pertama kalinya saya datang ke Batam. Pulau kecil dekat dengan Singapura ini mengingatkan saya pada trip bertahun-tahun lalu ke Tanjung Pinang. Konturnya mirip, berbukit-bukit naik turun, dengan pemandangan laut di sekitarnya. Kota Batam cukup padat dengan pemandangan gedung pencakar langit di beberapa tempat. Datang sudah menjelang malam, kami menyempatkan diri untuk menikmati suasana malam…

  • SUDUT PANDANG

    Saat sedang mencuci piring dan menyiapkan makanan anak-anak di rumah, saya tiba-tiba menyadari saat ini, saya sering melakukannya dengan suka cita. Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika saya merasa tugas-tugas rumah tangga hanya menambah beban saja. Seperti banyak ibu-ibu bekerja lainnya, merasa tidak adil saat harus berperan ganda. Bekerja juga, mengerjakan urusan rumah pun harus….

  • | |

    PENGINGAT DIRI

    Apakah ketika rezeki datang berlimpah kamu tetap bersyukur dan ketika kesulitan menghadang, kamu tetap bisa bersabar? Apakah semua tetap sama saja di hatimu, atau hatimu masih terbolak balik kuat terpengaruh ‘pemberian’nya? Apakah kamu bisa melihat Dia di setiap ‘pemberian’ atau terpaku pada wujud rupa pemberian-Nya? Iman-mu, apakah terpancang kuat, atau hanya sekedar di tepi? Jawabannya…

15 Comments

  1. Assalaamu’alaikum Kakak Putri
    Ijin mengunduh ya.
    Ini maasyaaAllaah… Isinya spt yg saya bayangkan ingin buat juga tapi belum mulai mulai. Hadirnya ini mengukuhkan saya segera buat juga
    JazaakiLlaah khairan๐Ÿ’

  2. Assalamualaikum wr.wb
    Sebelumnya saya ingin mengucapkan banyak terimakasih atas ijin mendownload jurnal ini….akhir2 ini..sudah lama sih..saya sedang merasa tersibukkan dengan pekerjaan dan masalah sehari-hari…saya jadi kurang baca2 buku..saya mengurangi aktivitas medsos..tidak buka2 fb lagi dsb…hanya wa saja…karena saya tidak suka dan tidak mau terdistrak.
    Tapi saya juga jadi suka berfikir..saya takut terlalu disibukkan keduniaan..semoga dengan adanya jurnal dari mbak putri, selain mengikuti kajian SS, bisa mendorong saya untuk lebih memperbaiki diri, memanaj hidup saya agar lebih bermakna. Mohon doanya ya mbak ๐Ÿ™

  3. Ola Puput, congratulations on being a writer and book author. So happy for you. Trims buku ini inspiring banget loh. Jadi pingin langsung memperbaiki diri.

Tinggalkan Balasan ke oPutriKuu Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *