| |

REFLECTIVE JOURNALING 2026

Sudah lama saya membuat jurnal reflektif untuk mencatat aktivitas dan pengalaman sehari-hari. Tahun ini jurnal ini saya revisi dan padukan dengan beberapa catatan yang saya tulis di blog saya ini. Ada beberapa kategori dalam jurnal ini yaitu target tahunan, pencatatan aktivitas harian, catatan sesi-sesi reflective mingguan dan bulanan, dan ditutup dengan refleksi akhir tahun.

Saya ingin membagikan jurnal ini kepada teman-teman yang membutuhkan. Untuk saya pribadi, jurnal ini selama dua tahun ini membantu saya memantau aktivitas harian saya dan juga kondisi situasi hati dan diri saya secara umum.

Jika teman-teman berminat, silakan download di sini

Jurnal ini bisa teman-teman cetak secara mandiri, perkiraan biayanya sekitar Rp 50.000,00 dengan soft cover depan belakang dan dicetak hitam putih di dalamnya. Bisa lebih jika dicetak dengan print warna.

Mohon untuk meninggalkan komentar di halaman ini jika teman-teman mengunduhnya ya, untuk informasi bagi saya jurnal ini sudah beredar kemana saja. Agar kita bisa terhubung satu sama lain.

Semoga jurnal ini bermanfaat bagi teman-teman dan menjadi teman baikmu di perjalanan.

Salam Hangat,
Putri Zainur Hayati

Similar Posts

  • | | |

    LUKA BATIN

    Dalam ilmu psikologi saya belajar bagaimana mengelola emosi dengan baik. Mulai dari meredam gejala dengan ‘inhale-exhale’, mengubah posisi tubuh saat emosi negatif muncul, hingga mengambil wudhu, mengambil waktu jeda, agar tidak meledak tanpa kendali. Saya juga belajar mengelola emosi dari menerima emosi tersebut, mengakuinya, mencari penyebabnya, hingga mencoba menguasai skill-skill yang dibutuhkan, -seperti komunikasi assertif,…

  • | | |

    RASANYA BARU KEMARIN

    Sudah di penghujung 2025 saja. Rasanya baru kemarin saya menuliskan selamat jalan pada tahun 2024. Hanya sekejap mata berputarnya. Perasaan “rasanya baru kemarin” ini menampar saya kembali. Sudah berapa kali saya mengucapkannya saat pergantian tahun? Puluhan, mungkin ratusan kali, bahkan ribuan kali ketika memori masa lalu melintasi ingatan saya. Rasanya baru kemarin. Apa yang terjadi…

  • | | | |

    Phobia Nanas

    Phobia adalah ketakutan yang berlebihan atau tidak beralasan terhadap sesuatu, sehingga menimbulkan respon yang menurut orang lain juga mungkin tidak biasa. Pada saya phobia terhadap nanas ini baru saya sadari bertahun-tahun kemudian. Lha kok nanas? Sebagian besar orang tertawa atau mengernyitkan dahi saat tahu bahwa saya sangat tidak suka nanas. Saat kecil, mencium bau nanas…

  • |

    AYAH

    Di usia yang nyaris kepala 8 ini, Alhamdulillah masih cukup sehat untuk sholat ke masjid. Sesekali ada keluhan di kakinya karena faktor usia. Seingatku, belum pernah operasi besar. Beliau role model yang sangat baik, bagaimana seseorang yang rutin berolahraga, bisa tetap sehat meskipun tanpa diet makanan. Konsumsi makanannya sudah pasti full kolesterol, karena orang Minang…

  • | |

    SLOW DOWN, BABY

    Sudah lewat 30 hari sejak kejadian kecelakaan di depan tempat saya biasa nge-gym. Sudah mulai bisa berjalan seperti biasa, namun kaki kadang masih membengkak jika terlalu lama bergerak. Berat badan mulai merangkak naik dan keluhan di tubuh karena kurang bergerak mulai terasa. Mulai merindukan sholat dengan normal dan bergerak bebas lagi di pagi hari di…

  • | | |

    JALAN PULANG

    Jalan setapak yang hanya untuk kita. Mungkin mendaki, melelahkan, menyusahkan. Mungkin tak indah, tak gemerlap, tak terlihat. Namun, jalan itu membawa kita ke sana. Ke tempat yang paling dirindukan. Tempat asalnya dirimu, jiwamu. Kampung halaman. Dimana setiap jiwa akan kembali. Bertemu denganNya lagi.

15 Comments

  1. Assalaamu’alaikum Kakak Putri
    Ijin mengunduh ya.
    Ini maasyaaAllaah… Isinya spt yg saya bayangkan ingin buat juga tapi belum mulai mulai. Hadirnya ini mengukuhkan saya segera buat juga
    JazaakiLlaah khairan💝

  2. Assalamualaikum wr.wb
    Sebelumnya saya ingin mengucapkan banyak terimakasih atas ijin mendownload jurnal ini….akhir2 ini..sudah lama sih..saya sedang merasa tersibukkan dengan pekerjaan dan masalah sehari-hari…saya jadi kurang baca2 buku..saya mengurangi aktivitas medsos..tidak buka2 fb lagi dsb…hanya wa saja…karena saya tidak suka dan tidak mau terdistrak.
    Tapi saya juga jadi suka berfikir..saya takut terlalu disibukkan keduniaan..semoga dengan adanya jurnal dari mbak putri, selain mengikuti kajian SS, bisa mendorong saya untuk lebih memperbaiki diri, memanaj hidup saya agar lebih bermakna. Mohon doanya ya mbak 🙏

  3. Ola Puput, congratulations on being a writer and book author. So happy for you. Trims buku ini inspiring banget loh. Jadi pingin langsung memperbaiki diri.

Tinggalkan Balasan ke M Ali Rouf Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *