Similar Posts
TENTANG LAUT
Laut dan saya adalah teman lama. Dibesarkan di daerah pinggir pantai, laut bukanlah tempat asing. Kepadanya saya sering berlari mengadukan lara hati. Sejak kecil, dia adalah tempat saya bermain. Mengejar kepiting kecil di pinggir pantai, mengumpulkan kerang2 yang terdampar, seraya mencari tahu nama hewan atau tumbuhan lainnya yang saya temukan di pinggirannya. Laut dan saya…
KEPADA-MU
Bolehkah aku menemuiMu lagi, Setelah lepas hari kemarin, Saat langit masih terang, dan laut belumlah pasang. Bolehkah aku menemuiMu lagi, Mengeja asmaMu dengan sungguh-sungguh, Merapal doa sepenuh hati, MemintaMu menemani lagi kali ini. Ah aku malu menengadahkan muka, Meski kutahu Kau kan selalu menyambutku dengan sumringah, Rinduku kadang hanya saat pasang, Yang hilang saat terang….
MUTHMAINNAH
Telaga ku belumlah tenang, dia masih beriak, susah payah kupantulkan cahaya-Mu. Semoga suatu hari, Kau karuniakan muthmainnah itu, kepadaku. – Jakarta, 13 Feb 2023 –
FATAMORGANA
Dan kamu tahu, Ratusan purnama berlalu, Ribuan cahaya datang dan pergi. Apakah dia meninggalkan jejak yang sama? Atau setidaknya menghapus luka? Kesedihan, gembira, duka, lara. Semua tipu daya. Sakit, senang, luka, dan nyaris binasa. Semua itu fatamorgana. Dia hanya semu belaka. Jadi harusnya kukembalikan lagi saja padaMu, Untuk dibuang habis.
PUISI TENTANG KEMATIAN
Hari ini kematian kembali menyapa,Lewat kepergian tiba-tiba seorang teman lama.Apa kabarmu, katanya?Masihkah kau merisaukan dunia,sementara kau tahu aku teman yang paling setia. Hari-hari ini kematian seringkali menyapaBerpapasan lewat kabar duka kerabat,kenalan, keluarga jauh yang pergi tiba-tiba.Duhai, kurasa aku terlalu abai padamu,Kau tahu aku terlalu takut mendekatimu. Itu karena kau tak mengenalku,Kematian tertawa.Kau terlalu tergantung pada…
BERUNTUNG
Keberuntungan terbesar adalah ketika Dia menunjuki kesalahan-kesalahanmu dan membuatmu bertobat karenanya. Ketika istighfarmu berbunyi, dan permohonan ampunanmu benar-benar terasa sampai ke jiwa. Di titik itu, akhirnya kau benar-benar bisa memahami apa artinya ‘Tunjuki aku jalan yang lurus’. Tak sekedar ucapan tanpa makna,yang berulang dilantunkan, 17 kali sehari, seperti mantra. Berulang, namun sepi dari rasa.

