selfreflection

  • | | | |

    JURNAL DAN MEMBACA DIRI

    Pertama kali muncul ide membuat jurnal yang mencatat aktivitas harian, termasuk ibadah, adalah beberapa tahun lalu, saat seorang teman memperlihatkan catatan aktivitas ibadah harian anak-anak binaannya. Teman tersebut sudah beberapa tahun menjadi pendamping bagi beberapa akhwat di sebuah komunitas tertentu. Mereka secara berkala melaporkan aktivitas ibadahnya, terutama membaca Al-Qur’an, kepada teman saya itu. Saya yang…

  • | | |

    Menuju Hidup Bermakna

    Semua orang ingin terlihat di media sosial. Lewat status Facebook, WhatsApp, Instagram, TikTok, dan sebagainya, orang membagikan cerita hidupnya. Ingin dikenali, ingin dilihat keberadaannya. Kecenderungan untuk terlihat ini wajar, karena manusia pada dasarnya ingin mengetahui untuk apa dia ada di dunia ini. Pertanyaan ini menegakkan rasa penting dan eksistensi diri. Dalam psikologi, perasaan invisible –…

  • |

    DI RUMAH SAKIT

    Di rumah sakit,aku melihat orang lalu lalang.Meskipun berpapasan,Tak saling menyapa, Tenggelam dalam pikirannya. Di rumah sakit,ada pasien yang duduk diam di kursi,lemah, menunggu giliran diperiksa.Ada keluarga yang setia menemani,bolak-balik mengurus hal kecil,yang lain mendorong kursi roda ke sana kemari. Ada pasien lain yang masih sanggup berjalan,menunggu antrian sambil mungkin merasa bosan. Seperti aku,duduk di pojokan,mengamati…

  • | |

    REFLECTIVE JOURNALING 2026

    Sudah lama saya membuat jurnal reflektif untuk mencatat aktivitas dan pengalaman sehari-hari. Tahun ini jurnal ini saya revisi dan padukan dengan beberapa catatan yang saya tulis di blog saya ini. Ada beberapa kategori dalam jurnal ini yaitu target tahunan, pencatatan aktivitas harian, catatan sesi-sesi reflective mingguan dan bulanan, dan ditutup dengan refleksi akhir tahun. Saya…