Konstruksi Sosial

Agak mengerikan juga kalau mengingat bagaimana kita dikonstruksikan secara sosial, utk mendefinisikan siapa diri kita perhari ini.

Kita lahir dengan cetak biru dan potensi ilahiyah yang murni, namun kemudian, sejalan dengan waktu, mulai membangun konsep diri, sesuai dengan apa yg berhasil atau tidak kita lakukan, dan penilaian org lain terhadap kita.

Keberhargaan kita dinilai dari pencapaian-pencapaian yg standarnya kerap kali ditentukan oleh lingkungan. Pekerjaan yang bagus, kendaraan yg dimiliki, rumah dan sejumlah identitas sosial lainnya, sehingga seringkali kita lupa, bahwa apa yg ada di tangan hari ini, sekejab dapat pergi dari kita.

Kita lupa bahwa kita hanya meminjam. Ibarat org yg menempati lahan ilegal bertahun-tahun, kemudian memberontak saat pemilik asli datang dan meminta kepemilikannya kembali.

Seringkali, itulah kita.

Similar Posts

  • | |

    CATATAN PERJALANAN DARI TANAH YANG KAYA

    Dulu saya pikir wacana tentang Indonesia yang kaya, kekuasaan para mafia, penjajahan ekonomi, para Godfather yang memerintah negeri ini dari belakang layar hanyalah cerita fiksi setara buku-buku karya GodFather Fuzo, Dan Brown, Agatha Christie dan sejenisnya. Sebagian besar hanya rekaan belaka. Hingga belakangan ini saya menyadari kebenarannya saat berkesempatan mengunjungi berbagai kota di negeri ini…

  • PILIHAN HIDUP

    Hidup itu adalah rangkaian konsekuensi dari pilihan yang kita ambil. Dulu saya sangat percaya dengan kalimat ini. Tapi sekarang, saya menyakini, bagi orang beriman pilihan hidupnya bukan dia yang menentukan. Ada Allah sebaik-baik pembuat pilihan. Berserah diri pada hakikatnya menyerahkan pilihan ini padaNya. Melalui doa, istikharah, munajat panjang, pengambilan keputusan tidak lagi berdasarkan akal semata….

  • Tentang Ujian

    Momen dimana saya paham tentang kelemahan fisik saya adalah saat saya berlatih yoga. Ada gerakan-gerakan tertentu yang mengandalkan kekuatan otot lengan atas, dan saya kesulitan melakukannya. Saya sadari latihan ini memberikan ‘insight’ tentang salah satu hal utama yang harus saya perbaiki, jika ingin kondisi fisik saya menjadi lebih baik lagi. Hal yang sama sepertinya berlaku…

  • CHANGE MANAGEMENT

    Tadi siang saya berdiskusi dengan calon klien ttg kebutuhan training Change Management di kantornya. Klien ini merasa terlalu lama di comfort zone, membuat leader yang ada di dalam perusahaan seolah berhenti untuk bertumbuh. Ketika ada disrupsi tiba-tiba saat pandemi kemarin, semua kesulitan untuk beradaptasi dengan perubahan ini. Perubahan seringkali bukanlah hal yang menyenangkan, apalagi untuk…

  • |

    SKINCARE

    Kalau orang bertanya, ‘kok muka Mbak Putri tetap kelihatan bersih (minim flek) meskipun usia sudah pertengahan 40?’, saya agak bingung jawabnya. Bisa jadi karena olahraga, bisa jadi karena rutin merawat dan membersihkan muka. Merawat wajah di sini bukan dalam arti rutin ke salon untuk facial dan teman-temannya. Namun lebih kepada perawatan standar saja. Perawatan standar…

  • | | |

    IDE MAIN

    Masih inget gak mainan spt ini jaman dulu? Bisa lho diterapkan di rumah pengisi waktu luang anak. Cara mainnya mudah, dua org pemain secara bergiliran berusaha mengeluarkan koin pemain lawan dari garis batas. Apa yg diajarkan dr permainan ini? Keterampilan motorik halus (menyentil, mengatur kekuatan sentilan 😊), keterampilan sosial (bergiliran, bersikap sportif jika kalah), dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *