| | |

REMINDER

Segala sesuatu yang menjadi hak kita, akan sampai pada kita, entah bagaimanapun caranya. Hak-hak kita yang ditahan, akan tergantikan dalam bentuk lain. Dalam bentuk yang mungkin malah lebih baik. Belakangan ini saya sedang mendapatkan insight tentang ini. Beberapa penggantian yang Allah berikan, sebagai ganti dari hak yang belum tertunaikan.

Begitu juga kedzaliman yang kita alami, akan terganti dalam bentuk lain, plus mudah-mudahan akan jadi penggugur dosa-dosa kita yang juga banyak jumlahnya. Kita berhak menagihkan hak kita, namun yang saya pelajari kemudian, ditunaikan atau tidak itu adalah urusan mereka dengan Tuhan. Ingatkan baik-baik, sisanya serahkan padaNya. Don’t play God, nanti kita rusuh sendiri. Urusan kesalahan dan dosa kita saja yang perlu kita pikirkan. Sisanya bukan.

Belajar memilah mana ranah kita dan mana yang bukan, untuk kesehatan lahir batin.

Similar Posts

  • |

    HARUS

    Beberapa hari yang lalu saat sedang mempersiapkan diri ke kelas yoga, saya tiba-tiba sadar tidak menyiapkannya dengan hati riang. Rasanya lebih ke arah terpaksa karena ‘harus’. Saya harus yoga, harus berenang, harus olahraga, agar badan saya tetap fit atau tidak memburuk kondisinya. Harus harus harus. Saya kemudian bertanya-tanya kalau olahraga tanpa senang hati begini, kira-kira…

  • | |

    PENDERITAAN : MENGEJA KASIH DI BALIK UJIAN

    Satu minggu terakhir ini bukan minggu yang mudah untuk saya. Salah satu teman baik saya terkena stroke di batang otak. Setelah koma dan dirawat di ICU selama satu bulan, saat ini kondisinya sadar namun belum bisa bergerak. Hanya mampu mengedipkan mata, sedikit tersenyum dan menggerakkan jari-jari. Saat mengunjunginya beberapa hari yang lalu, saya menangis. Dua…

  • | |

    REFLEKSI 2024

    Beberapa hari salah satu postingan saya di akhir tahun 2023 muncul di beranda Facebook. Rasanya baru kemarin saya menuliskan refleksi akhir tahun untuk menyambut 2024, tiba-tiba saya sudah tiba lagi di penghujung tahun. Tahun berganti lagi. In the blink of eyes. Cepat sekali. Memaksa saya untuk merenung dan bertanya, jika tahun berlalu sekejab mata, apa…

  • Refleksi Awal Tahun: Kemana Hidup Dibawa Tahun Ini?

    Apa resolusimu tahun ini? Pertanyaan ini terdengar familiar ya di setiap pergantian tahun. Apa targetmu tahun ini? Impianmu? Dan pertanyaan sejenis lainnya. Beberapa waktu lalu saya menonton sebuah video singkat dari seorang influencer yang juga seorang dokter. Beliau kurang setuju dengan istilah resolusi awal tahun, dan lebih menyarankan menetapkan prinsip atau panduan dalam menjalani tahun….

  • | |

    JAMA’AH

    Domba yang sendirian akan lebih mudah diterkam serigala. Perumpamaan ini sering saya dengar dahulu, untuk menggambarkan pentingnya berada dalam sebuah jama’ah dalam beragama. Dahulu, saya yang cenderung didorong oleh motivasi internal dalam melakukan banyak hal, sering merasa kurang setuju dengan pernyataan ini. Buat saya waktu itu, kalau mau beribadah (dalam arti ritual syariat, berbuat baik)…

  • TOILET

    ‘Toilet dimana ya?’, pertanyaan ini sering kami ajukan saat menginjakkan kaki ke sebuah gedung, baik perkantoran atau hotel, tempat training diadakan. Persoalan toilet adalah persoalan mendasar. Ruang belakang privat ini memang kebutuhan dasar manusia. Selain untuk menuntaskan hajat, ruang ini di beberapa gedung juga menjadi tempat menyiapkan diri, kabur sejenak dari tempat kerja, bahkan me-release…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *