PENGELOLAAN EMOSI

Nemu tulisan yang bagus tentang pengelolaan emosi. Gak semua kita kadang paham apa yang dialami, apalagi kalau contoh selama ini juga terbatas.

Beragam emosi yang dirasakan, ekspresinya kadang kala cenderung satu saja: marah, karena mgkn itu contoh paling sering dilihat sejak kita kanak-kanak.

Lagi sedih, marah. Sedang kecewa, marah juga. Merasa tidak aman, marah lagi. Cemburu, ngamuk juga. Gak gampang memang mengenali emosi sendiri, apalagi mengakuinya.

Mengenali, mengakui hal tidak nyaman yang kita rasakan juga keterbatasan dalam mengelolanya, untuk kemudian belajar mengekspresikannya dgn lebih baik, salah satu cara untuk bertumbuh.

Semoga Allah karuniai kemampuan mengenali, menerima dan mengelola emosi ini pada kita ya. Karena mengelola emosi dengan baik juga bagian dari jihad mengendalikan hawa nafsu. Akan sulit mengendalikan, bahkan mengenali, tanpa pertolonganNya.

Similar Posts

  • | | |

    Menuju Hidup Bermakna

    Semua orang ingin terlihat di media sosial. Lewat status Facebook, WhatsApp, Instagram, TikTok, dan sebagainya, orang membagikan cerita hidupnya. Ingin dikenali, ingin dilihat keberadaannya. Kecenderungan untuk terlihat ini wajar, karena manusia pada dasarnya ingin mengetahui untuk apa dia ada di dunia ini. Pertanyaan ini menegakkan rasa penting dan eksistensi diri. Dalam psikologi, perasaan invisible –…

  • | | |

    TENTANG MEMBACA

    Belakangan ini saya sedang mencoba ‘membaca’ kecenderungan saya membaca. Dulu saya senang sekali membaca novel. Satu pekan bisa habis satu novel. Kalau beli buku, yang dibeli novel. Jaman mahasiswa, berkunjung ke rumah Amalia Yunus macam ke surga dunia. Novelnya banyak, bisa baca di tempat, bisa pinjam, sepuas-puasnya. Ikut antrian baca novel Harry Potter yang sedang…

  • |

    A MAN CALLED OTTO

    Beberapa hari lalu saya akhirnya berkesempatan menonton film A Man Called OTTO di Netflix. Film yang direkomendasikan oleh beberapa teman dan menurut saya sangat psikologis sekali. Film ini diperankan dengan sangat apik oleh aktor kawakan, Tom Hanks. Cerita film ini berkisah seputar kehidupan seorang laki-laki tua bernama OTTO, pasca kehilangan istrinya. OTTO yang tenggelam dalam…

  • | | | |

    HAKIM

    Saya dibesarkan oleh ibu yang menerapkan strict parenting. Cenderung mengajarkan disiplin yang ketat dengan aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar. Kontrol terhadap perilaku merupakan salah satu hal utama dalam pengasuhan ini. Hal yang mana di kemudian hari saya pahami membentuk sifat cenderung protes jika seseorang tidak bertindak seperti seharusnya. Saya jadi kurang dapat mentoleransi kesalahan orang…

  • | |

    MENIKAH DAN SETENGAH AGAMA

    “Pernikahan sejatinya adalah untuk mengasah aspek batin. Karena itu (dia) disebut ‘setengah agama’.” Kata-kata ini muncul kembali dari postingan saya beberapa tahun lalu di FB dan membuat saya teringat satu pertanyaan yang diajukan seorang teman dulu, ‘kenapa menikah disebut setengah agama?’ Banyak orang berpikir, – saya dulu juga begitu-, pernikahan semata-mata urusan cinta. Aku cinta…

  • | | | |

    RAMADHAN DAN TRANSFORMASI HIDUP

    Sudah sejauh mana Ramadhan mentransformasi hidupmu? Pertanyaan yang sama sedang saya tanyakan pada diri sendiri, dari hari ke hari Ramadhan berlalu. Apa yang saya rasa pelan-pelan mulai berubah selama ramadhan ini? Beberapa bulan terakhir saya disibukkan dengan proses penyembuhan operasi wasir yang berjalan kurang mulus. Beberapa kali bekas operasi tersebut berdarah lagi dan menyebabkan kekhawatiran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *