GRATEFUL MOMENT

Belakangan ini saya sedang sering berhubungan dengan rumah sakit, utk treatment kaki saya yang terkena plantar fasciitis dan radang sendi di jari tangan. Jarak yang cukup jauh antara RS dan domisili, membuat saya kadang merasa kelelahan dengan proses pengobatannya.

Akan tetapi, dibalik kelelahan ini ada sesuatu yang sangat saya syukuri. Kemarin sore, saat pulang dari pekerjaan dan turun dari KRL yang saya tumpangi, tiba-tiba saya diberi kesadaran betapa beruntungnya saya. Kaki saya masih bisa dibawa berjalan, dua-duanya, dari stasiun ke apartemen tempat saya tinggal dengan ringan. Langkah saya belum terseret dan masih bisa tanpa bantuan.

Tiba-tiba saya menyadari bahwa dua alat gerak ini adalah anugerah luar biasa. Di Rumah Sakit saya melihat banyak orang yang terbatas geraknya karena faktor usia, atau mengalami kecelakaan/musibah. Mereka harus berjalan dengan perlahan sekali, dibantu tongkat atau orang lain.

Waktu berlalu, usia saya sudah tidak muda lagi. Masalah kesehatan mulai menghantui dalam segala rupanya. Segala sesuatu yang tadinya saya pikir adalah hal biasa, sekarang mulai terasa merupakan anugerah besar. Kaki yang masih bisa berjalan tanpa bantuan, otak yang masih bisa berpikir, mata yang masih bisa melihat, orang-orang terdekat yang masih bisa ditemui. Mereka ternyata adalah hal-hal besar yang kemarin-kemarin terasa biasa saja.

Semoga dibalik rasa tidak nyaman ini, Allah terus tambah kebersyukuran saya akan hal-hal kecil dalam hidup. Karena sebenarnya tidak ada hal kecil di dunia ini, yang ada hanya hal besar yang luput saya syukuri.

Similar Posts

  • HATI YANG LAPANG

    Siang itu langit mendung, suara angin terdengar beberapa kali dari jendela apartemen yang aku tempati. Bag bug bag bug, menghantam melalui celah jendela yang tidak tertutup rapat. Cuaca siang itu sepertinya tidak terlalu baik, tapi aku harus tetap keluar menyelesaikan urusan yang sudah lama tertunda. Kukemasi barang-barang dan memutuskan untuk berangkat ke area perkantoran, tidak…

  • | |

    PIKIRAN

    Sabtu pagi itu, seperti biasa, aku mengikuti kelas yoga di salah satu pusat kebugaran. Setelah dua bulan absen karena sakit, akhirnya aku bisa kembali. Saat masuk kelas, aku mencari tempat kosong, menggelar matras, dan bersiap. Ruangan mulai penuh. Tak lama kemudian, instruktur meminta kami duduk nyaman dan mengikuti arahannya. Kelas selalu dimulai dengan latihan pernapasan….

  • | |

    CERITA SAHABAT

    Kemarin saya mendapatkan pembelajaran yang luar biasa dari cerita salah satu sahabat saya, ibu Lulu Lumi Dewi Sekarsasi ‘Lulu’ . Dia bercerita tentang pembongkaran makam salah satu kerabatnya, utk keperluan pemakaman kerabat yang lain. MasyaAllah, saat makam dibongkar, kondisi mayyit masih dalam keadaan utuh dan baik. Kain kafan dan tubuh tidak hancur, hanya di beberapa…

  • | | |

    BAHAGIA YANG BERMAKNA

    Beberapa hari lalu saya membaca sebuah utas menarik tentang kebahagiaan. Dalam utas itu disebutkan bahwa kebahagiaan, menurut teori, tidak tergantung pada kekayaan, status, jabatan, atau orang-orang di luar diri kita. Yang menarik, banyak komentar yang menyebut bahwa kebahagiaan justru muncul dalam suasana tenang, hening, dan sendiri—misalnya saat jalan pagi dengan binatang kesayangan, yoga, meditasi, membaca…

  • | |

    Cerita Dari Ruang Operasi

    ‘Sudah saatnya, Bu’. Suster menuntun saya masuk ke ruang operasi, setelah sebelumnya berada di ruang persiapan menunggu dokter datang. Hari itu jadwal operasi konka hidung saya akhirnya tiba, setelah nyaris dua bulan bolak-balik ke dokter THT, konsultasi, minum obat, pemeriksaan, dll yang berakhir dengan rekomendasi operasi konka hari itu. ———————————————————————————————————————— Dua bulan lalu saya mulai…

  • | |

    HIROSHIMA DAN KEJAHATAN MANUSIA

    Delapan puluh tahun lalu, pagi itu hidup berjalan sebagaimana biasa bagi sebagian besar dari mereka. Anak-anak berangkat ke sekolah, orang tua bekerja, sebagian tinggal di rumah untuk mengurus rumah. Anak-anak berlarian, remaja bercengkrama, orang dewasa mungkin dipusingkan dengan beban hidup di masa perang. Tidak ada yang menyadari bahwa sebentar lagi kehidupan di kota ini akan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *